Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di kawasan By Pass Kota Padang dan berpotensi menimbulkan kondisi kegawatdaruratan yang mengancam keselamatan masyarakat. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko korban jiwa dan dampak kesehatan akibat banjir. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam penanganan kegawatdaruratan banjir di wilayah rawan banjir By Pass Kota Padang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah kepala keluarga yang tinggal di wilayah rawan banjir dan dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur karakteristik responden, pengetahuan, sikap, pengalaman menghadapi banjir, akses informasi kebencanaan, serta tingkat kesiapsiagaan masyarakat. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki tingkat kesiapsiagaan pada kategori sedang, dengan pengetahuan, pengalaman menghadapi banjir, dan akses informasi kebencanaan berhubungan secara signifikan dengan kesiapsiagaan masyarakat. Disimpulkan bahwa peningkatan edukasi kebencanaan, pelatihan simulasi evakuasi, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan kegawatdaruratan banjir di wilayah By Pass Kota Padang.Kata kunci: Kesiapsiagaan masyarakat, Kegawatdaruratan banjir, Mitigasi bencana, Keperawatan bencana, Kota Padang.
Copyrights © 2026