Kelurahan Ikur Koto, Kota Padang, Sumatera Barat merupakan salah satu wilayah rawan bencana yang berpotensi mengalami gempa bumi, banjir, dan tanah longsor, sehingga anak menjadi kelompok rentan yang memerlukan penanganan kegawatdaruratan secara cepat dan tepat. Kader kesehatan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, namun kompetensi kader dalam penanganan awal kegawatdaruratan anak saat bencana masih terbatas. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkuat kompetensi kader kesehatan melalui edukasi, pelatihan, dan simulasi penanganan kegawatdaruratan anak pada situasi bencana. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyuluhan mengenai kegawatdaruratan anak dan manajemen bencana, pelatihan keterampilan bantuan hidup dasar anak, penanganan sumbatan jalan napas, pengendalian perdarahan, teknik evakuasi aman, serta simulasi berbasis skenario. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan lembar observasi keterampilan. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan kader kesehatan dalam memberikan pertolongan pertama pada anak sebelum mendapatkan penanganan tenaga kesehatan, serta tersusunnya modul dan media edukasi sebagai sarana pembelajaran berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kader kesehatan sebagai first responder di tingkat komunitas sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dan pengurangan risiko kesakitan maupun kematian anak akibat bencana di Kelurahan Ikur Koto, Kota Padang.Kata Kunci: Kader Kesehatan; Kegawatdaruratan Anak; Bencana; Kesiapsiagaan.