Abstrak Preeklampsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi ≥140/90 mmHg dan disertai dengan proteinuria melebihi 300 mg dalam urin selama 24 jam setelah usia kehamilan 20 minggu. Usia ibu pada masa kehamilan merupakan salah satu faktor yang menentukan tingkat risiko kehamilan dan persalinan, Wanita dengan usia dibawah 20 tahun dan diatas 35 tahun memiliki risiko tinggi terhadap kejadian preeklampsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia ibu hamil dengan kejadian preeklampsia di Puskesmas Wonokerto pada bulan April sampai Mei Tahun 2026. Pada penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan desain case control. Pengambilan Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 83 orang. Kemudian data tersebut diuji dengan menggunakan analisa univariat dan uji Chi-Square sebagai analisa bivariat. Hasil penelitian menunjukkan dari 83 responden, yang mengalami preeklampsia 10 responden (12%) dan 73 responden (82%) tidak mengalami preeklampsia. Berdasarkan dari hasil pengujian data Chi-Square diketahui bahwa terdapat hubungan antara usia ibu hamil dengan tingkat kejadian preeklampsia dengan nilai p value = 0,001 (<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara usia ibu saat hamil dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil dan diharapkan semua ibu hamil melakukan pemeriksaan Kehamilan (ANC) secara rutin dan teratur sehingga bisa menemukan tanda-tanda preeklampsia lebih awal Kata kunci : Ibu hamil, usia, preeklampsia..
Copyrights © 2026