Muatan kontainer merupakan komponen penting dalam transportasi laut yang harus dijaga kualitas dan keamanannya selama proses pengangkutan. Pada MV. Sinar Pajajaran terdapat risiko basahnya muatan kontainer akibat curah hujan tinggi karena kapal menggunakan sistem open cargo hold tanpa hatch cover. Kondisi tersebut memungkinkan air hujan masuk langsung ke ruang palka dan berpotensi menyebabkan kerusakan muatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab basahnya muatan kontainer akibat curah hujan serta menganalisis strategi pencegahan yang diterapkan di atas kapal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama praktik laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab muatan basah adalah tidak adanya hatch cover, tata letak sistem bilge yang kurang optimal, dan tingginya intensitas curah hujan. Strategi pencegahan yang diterapkan meliputi pemeriksaan dan pembersihan rutin got palka, penambahan pipa hisap, pengaturan trim kapal, pengoperasian pompa bilge, serta peningkatan pemahaman kru terhadap sistem alarm bilge. Penerapan strategi tersebut mampu mengurangi risiko genangan air di ruang muat dan meminimalkan kerusakan muatan akibat curah hujan.
Copyrights © 2026