Kamar mesin kapal merupakan area kerja dengan tingkat risiko keselamatan yang tinggi karena menjadi pusat pengoperasian sistem propulsi dan berbagai peralatan permesinan. Lingkungan kerja pada area ini dipengaruhi oleh faktor fisika, seperti suhu, kebisingan, getaran, dan pencahayaan yang dapat memengaruhi kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan awak kapal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor-faktor fisika lingkungan terhadap keselamatan kerja di kamar mesin kapal serta mengidentifikasi strategi pengendaliannya. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Literatur diperoleh dari Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, dan Garuda, kemudian dianalisis menggunakan content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebisingan merupakan faktor yang paling dominan karena meningkatkan risiko gangguan pendengaran, stres, gangguan komunikasi, dan kecelakaan kerja. Suhu tinggi menyebabkan heat stress, dehidrasi, dan penurunan konsentrasi, sedangkan getaran memicu gangguan muskuloskeletal dan kelelahan kerja. Pencahayaan yang tidak memadai meningkatkan risiko kesalahan dalam pembacaan instrumen dan inspeksi permesinan. Pengendalian risiko dilakukan melalui peningkatan ventilasi, pemasangan peredam suara, pengurangan sumber getaran, penyediaan pencahayaan sesuai standar, penggunaan alat pelindung diri, serta pemantauan lingkungan kerja secara berkala untuk mendukung keselamatan dan produktivitas awak kapal
Copyrights © 2026