Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam, umur panen, serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan microgreen sawi hijau (Brassica juncea L.). Penelitian dilaksanakan pada 27 April hingga 10 Mei 2026 di Desa Padang Jaya, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang menguji dua faktor, yaitu media tanam M1 (cocopeat 100%), M2 (cocopeat 50% + arang sekam 50%), M3 (kompos + cocopeat) dan umur panen T1 (8 HST), T2 (10 HST), T3 (12 HST). Data kemudian dianalisis menggunakan ANOVA taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman 6 dan 8 HST, jumlah daun 8 HST, serta bobot segar 10 HST, dengan perlakuan M3 yang cenderung memberikan hasil terbaik. Sementara itu, umur panen berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan bobot segar pada 8 HST. Interaksi antara kedua faktor juga berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada 6 dan 8 HST, di mana kombinasi perlakuan M2T2 sukses menghasilkan tanaman tertinggi pada 8 HST. Secara keseluruhan, kombinasi media tanam yang tepat dan penentuan umur panen yang optimum terbukti efektif meningkatkan hasil microgreen sawi hijau.
Copyrights © 2026