Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG), sistem pengendalian internal, dan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan dengan budaya organisasi sebagai variabel moderasi pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan BPR di Jakarta Selatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal dan sistem informasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Sebaliknya, Good Corporate Governance tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Selain itu, budaya organisasi tidak mampu memoderasi pengaruh Good Corporate Governance, sistem pengendalian internal, maupun sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan.Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan pada BPR di Jakarta Selatan lebih dipengaruhi oleh efektivitas sistem pengendalian internal dan penerapan sistem informasi akuntansi dibandingkan dengan mekanisme Good Corporate Governance maupun budaya organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pihak manajemen BPR dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan melalui penguatan sistem pengendalian internal dan optimalisasi sistem informasi akuntansi.
Copyrights © 2026