Penelitian ini mengkaji pengaruh industrialisasi, Indeks Pembangunan Manusia, dan transformasi digital terhadap ketimpangan pendapatan antarprovinsi di Indonesia periode 2015 - 2024. Kajian ini didasari oleh ketimpangan pendapatan yang masih berada pada kategori sedang hingga tinggi di sejumlah provinsi, di tengah berlangsungnya transformasi struktural, program pembangunan manusia, dan ekspansi digital. Penelitian menggunakan data panel 34 provinsi (340 observasi) dengan metode regresi data panel Fixed Effect Model yang dipilih melalui Uji Chow dan Uji Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industrialisasi, yang diproksikan melalui kontribusi sektor manufaktur terhadap PDRB, berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap Gini Ratio. Indeks Pembangunan Manusia dan Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IP-TIK) sama-sama berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Rasio Gini, dengan transformasi digital memberikan pengaruh paling dominan di antara ketiga variabel. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan modal manusia dan infrastruktur digital lebih efektif menekan ketimpangan pendapatan dibandingkan industrialisasi semata, sehingga kebijakan perlu memprioritaskan pemerataan pembangunan manusia dan perluasan akses digital antarprovinsi.
Copyrights © 2026