Di era digitalisasi saat ini, keterampilan adaptasi teknologi dan literasi finansial siswa sangat penting, di mana pengajaran manajemen modern berbasis digital dipandang sebagai strategi kreatif dan efektif untuk meningkatkan keterampilan tersebut. Sebagai latar belakang, selama ini penelitian lebih banyak berfokus pada efisiensi transaksi komersial secara umum; pengajaran manajemen ini mengevaluasi tantangan implementasi sistem non-tunai (cashless), serta dampak positif keamanan dan transparansi dana terhadap akuntabilitas tata kelola di lembaga pendidikan Islam berbasis olahraga, yang juga berkontribusi pada pengembangan kemampuan kognitif siswa dalam memahami keuangan syariah serta mendukung manajemen aktivitas motorik dan psikomotorik olahraga. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguraikan tantangan, peluang, dan solusi strategis dalam penerapan ekosistem cashless. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan desain deskriptif-kualitatif yang mencakup sintesis literatur dari Google Scholar, di mana teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan perangkat Publish or Perish dan dianalisis melalui teknik analisis konten. Hasil penelitian memaparkan bahwa digitalisasi keuangan berdampak positif signifikan pada efisiensi institusi, dengan variabel tingkat literasi digital dan regulasi syariah sebagai scaffolding utama yang memengaruhi keberhasilan sistem; sementara itu, ditemukan bahwa variabel ketersediaan perangkat canggih tidak berpengaruh signifikan jika tidak disertai dengan aspek kepercayaan (trust) dari pengguna. Kesimpulannya, keberhasilan implementasi cashless memberikan implikasi pada penguatan integritas finansial, transparansi, dan modernisasi tata kelola administrasi lembaga pendidikan. Kata Kunci: Cashless, Digitalisasi, Keamanan, Lembaga Pendidikan, Transparansi Dana.
Copyrights © 2026