Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kepemimpinan kepala madrasah dalam membangun loyalitas guru pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta di Kota Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multisitus pada MTs Al Yusra, MTs Al Huda, dan MTs Terpadu Al Ishlah Gorontalo. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah sebagai informan kunci dan guru sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan analisis lintas situs. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala madrasah dalam membangun loyalitas guru berlangsung melalui tiga peran utama, yaitu sebagai motivator, komunikator, dan teladan. MTs Al Yusra lebih menonjolkan hubungan harmonis dan pendekatan interpersonal antara kepala madrasah dan guru. MTs Al Huda menunjukkan karakter kepemimpinan yang lebih tegas dengan penekanan pada kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan. Sementara itu, MTs Terpadu Al Ishlah menggabungkan motivasi, keteladanan disiplin, dan pembentukan budaya profesional, termasuk perhatian terhadap kerapian penampilan guru. Penelitian juga menemukan bahwa kondisi emosional kepala madrasah dapat memengaruhi suasana kerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa loyalitas guru dibangun melalui perpaduan antara keteladanan, komunikasi, motivasi, ketegasan, dan hubungan interpersonal yang sehat.
Copyrights © 2026