Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Digital Banking dan Loan-to-Deposit Ratio (LDR) terhadap Return on Assets (ROA) pada bank konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya transformasi digital di sektor perbankan serta pentingnya fungsi intermediasi dalam meningkatkan profitabilitas bank. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel. Sampel penelitian terdiri atas lima bank konvensional yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan model Fixed Effect Model (FEM) dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Banking berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan Loan-to-Deposit Ratio (LDR) tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Namun, secara simultan Digital Banking dan Loan-to-Deposit Ratio (LDR) berpengaruh signifikan terhadap ROA, yang menunjukkan bahwa profitabilitas bank dipengaruhi oleh kemampuan bank dalam mengintegrasikan transformasi digital dan menjalankan fungsi intermediasi secara efektif. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan kapabilitas digital banking yang didukung dengan pengelolaan kredit yang baik dapat meningkatkan kinerja keuangan perbankan.
Copyrights © 2026