Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran wajib pajak, sanksi administrasi, dan persepsi potensi risiko tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Kediri. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kota Kediri selama periode 2022-2023, yang berpotensi mempengaruhi pendapatan asli daerah di Provinsi Jawa Timur. Kondisi ini menunjukkan pentingnya memahami faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan wajib pajak, baik dari sisi internal, seperti kesadaran wajib pajak, maupun faktor eksternal, seperti efektivitas sanksi administrasi dan mekanisme pengawasan berbasis teknologi, termasuk penerapan sistem ETLE. Data penelitian diperoleh dari 100 responden wajib pajak kendaraan bermotor melalui penyebaran kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak dan sanksi administrasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, sedangkan persepsi potensi risiko tilang elektronik (ETLE) tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan peningkatan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang lebih efektif.
Copyrights © 2026