Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru dan pegawai di SMAN 1 Pringgasela. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Seluruh populasi yang berjumlah 69 guru dan pegawai dijadikan responden melalui metode sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dokumentasi, dan wawancara sebagai data pendukung, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Instrumen dinyatakan valid dan reliabel, dengan Cronbach's Alpha sebesar 0,736 untuk kecerdasan emosional, 0,843 untuk lingkungan kerja, dan 0,825 untuk kepuasan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (b = 0,290; t = 2,298; p = 0,025), sedangkan lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (b = 0,590; t = 4,903; p < 0,001). Model penelitian layak digunakan (F = 51,657; p < 0,001) dan mampu menjelaskan 59,8% variasi kepuasan kerja berdasarkan Adjusted R². Lingkungan kerja merupakan prediktor yang lebih dominan berdasarkan nilai beta terstandarisasi sebesar 0,564. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kemampuan pengelolaan emosi serta pemeliharaan lingkungan kerja fisik dan nonfisik yang kondusif untuk meningkatkan kepuasan kerja pada organisasi pendidikan.
Copyrights © 2026