Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun kronis yang ditandai peradangan sendi progresif, sementara penggunaan obat antiinflamasi sintetis jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif terapi yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan memprediksi potensi senyawa 6-gingersulfonic acid dari jahe (Zingiber officinale) sebagai inhibitor reseptor Tie2 serta mengevaluasi karakteristik farmakokinetiknya. Metode yang digunakan adalah pendekatan in silico melalui molecular docking dan analisis ADME menggunakan SwissDock dengan AutoDock Vina. Hasil menunjukkan bahwa 6-gingersulfonic acid memiliki afinitas ikatan yang baik terhadap reseptor Tie2 serta karakteristik farmakokinetik yang mendukung. Dengan demikian, senyawa ini berpotensi dikembangkan sebagai kandidat Tie2 inhibitor untuk terapi alternatif rheumatoid arthritis.
Copyrights © 2026