cover
Contact Name
Novi Paramitasari MS
Contact Email
nparamitasarims@gmail.com
Phone
+6285732799688
Journal Mail Official
nparamitasarims@gmail.com
Editorial Address
Jl. Taman Praja No.25, Mojorejo, Kec. Taman, Kota Madiun, Jawa Timur 63139
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Mantra Bhakti
ISSN : -     EISSN : 30465966     DOI : https://doi.org/10.47575/mb
Core Subject : Health, Science,
Mantra Bhakti is published twice a year in December and June containing articles result of thought and research in PHARMACOLOGY. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including Pharmacology, Clinical Pharmacy, Toxicology, Pharmacy Management, Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Pharmacy, Technology Microbiology, and Parasitology.
Articles 12 Documents
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 96% Biji Alpukat (Persea americana Mill.) Terhadap Bakteri Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis secara in Vitro Khofifah, Kharisma; Nurmaulawati, Rina; Cahyaningrum, Yanuar As`hari
Mantra Bhakti Vol. 1 No. 1: Desember 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v1i1.559

Abstract

Penyebab infeksi saluran kemih diantaranya adalah bakteri gram negatif Klebsiella pneumoniae dan bakteri gram positif bakteri Staphylococcus epidermidis, salah satu pencegahan infeksi saluran kemih yang dapat dilakukan yaitu menggunakan obat antibiotik Ciprofloxacin. Penggunaan Ciprofloxacin mempunyai efek samping yang merugikan sehingga diperlakukan alternatif antibakteri dari bahan alam. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri adalah biji alpukat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji alpukat terhadap pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu maserasi dengan pelarut etanol 96%. Hasil penelitian memiliki diameter hambatan yang sama dengan kontrol positif yaitu dengan kategori zona hambat kuat terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis. Hasil penelitian ini adalah ekstrak etanol 96% memilki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus memiliki aktivitas antibakteri dengan 6% sebesar 6,5-7,6 mm, 10% sebesar 7,6-8,5 mm dengan kategori zona hambat sedang, 14% sebesar 11,12-12,06 mm dan kontrol kontrol positif sebesar 12,04-13,05 mm dengan kategori zona hambat kuat. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 96% biji alpukat mempunyai daya hambat kuat pada konsentrasi 14%. Berdasarkan uji statistik Kruskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dari masing-masing perlakuan.
Uji Efektivitas Ekstrak Akar Ginseng (Talinum Paniculatum) pada Mencit (Mus Musculus) sebagai Alternatif Penurun Kadar Gula Darah Rizqia, Dianeyla; Susilowati, Arikha Ayu; Febriana, Laela
Mantra Bhakti Vol. 1 No. 1: Desember 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v1i1.560

Abstract

International Diabetes Federation pada tahun 2022 melaporkan bahwa 537 juta orang dewasa (20-79 tahun) hidup dengan diabetes di seluruh dunia. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 643 juta (1 dari 9 orang dewasa) pada tahun 2030 dan 784 juta (1 dari 8 orang dewasa) pada tahun 2045. Diabetes mellitus menyebabkan 6,7 juta kematian pada tahun 2021. Diperkirakan 44% orang dewasa yang hidup dengan diabetes (240 juta orang) tidak terdiagnosis. 541 juta orang dewasa di seluruh dunia, atau 1 dari 10, mengalami gangguan toleransi glukosa, menempatkan mereka pada risiko tinggi terkena diabetes tipe 2 (IDF, 2021). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak akar ginseng sebagai antidiabetes terhadap mencit (Mus musculus) secara in vivo. Metode ekstarksi yang digunakan adalah maserasi. Pengujian antidiabetes dilakukan secara in vivo menggunakan inductor alloksan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak akar ginseng memiliki efektivitas sebagai alternatif penurun kadar gula darah pada mencit yang diinduksi oleh aloksan. Dosis 600 mg/Kg BB Ekstrak Akar Ginseng merupakan dosis yang memiki efektivitas yang terbaik dengan presentase 55,62 % dibandingkan pada dosis 200 mg/Kg BB dengan efektifitas 48,62% dan dosis 400 mg/Kg BB dengan 50,77%.
Uji Antioksidan Ekstrak Terpurifikasi Daun Trembesi (Samanea saman (Jacq.) Merr) dengan Metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-picrylhydrazyl) Wulandari, Ika Ayu; Nurmaulawati, Rina; Susilowati, Susilowati
Mantra Bhakti Vol. 1 No. 1: Desember 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v1i1.561

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang digunakan untuk menangkap radikal bebas. Salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan adalah trembesi (Samanea saman (Jacq.) Merr) karena memilki kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid yang berkhasiat sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada ekstrak terpurifikasi daun trembesi. Purifikasi merupakan metode yang digunakan untuk memperoleh komponen murni dan bebas dari komponen yang tidak dibutuhkan. Pelarut yang digunakan untuk purifikasi yaitu etanol 96% dan n-heksan (1:1). Analisis aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH, kemudian diukur menggunakan spektrofotometri UV-VIS untuk menentukan nilai absorbansi pada konsentrasi 25, 50, 75, 100, dan 125 ppm kemudian dihitung nilai IC50 dari sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak terpurifikasi daun trembesi memiliki nilai IC50 sebesar 61,208 ppm. Kesimpulan dari penelitian ini ekstrak terpurifikasi daun trembesi (Samanea saman (Jacq.) Merr) memiliki aktivitas antioksidan yang tergolong kuat dengan nilai IC50 sebesar 61,208 ppm.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Terpurifikasi Daun Jeruk Lemon (Citrus x limon (L.) Osbeck.) dengan Metode DPPH Oktaviana, Niken Ayu; Mar`ah, Nurul Hidayatul; Putra, R.F.X Premihadi
Mantra Bhakti Vol. 1 No. 1: Desember 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v1i1.562

Abstract

Antioksidan adalah senyawa yang dapat melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Antioksidan mampu mencegah stres oksidatif yang berperan utama dalam pengembangan penyakit kronis dan degeneratif seperti kanker, arthritis dan kardiovaskular. Untuk meningkatkan kandungan zat aktif flavonoid, saponin, tanin pada daun jeruk lemon (Citrus x limon (L.) Osbeck.)  yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan maka diperlukan proses purifikasi dan dilakukan uji antioksidan. Proses purifikasi adalah metode untuk mendapatkan komponen bahan alam murni bebas dari komponen kimia lain yang tidak dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol terpurifikasi daun jeruk lemon (Citrus x limon (L.) Osbeck.)  dengan menggunakan konsentrasi 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm dan 125 ppm yang dilakukan dengan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol terpurifikasi daun jeruk lemon memiliki nilai aktivitas antioksidan kuat. Berdasarkan Uji Independent Sample T- Test. Daya absorbansi ekstrak daun jeruk lemon menunjukkan adanya perbedaan secara signifikan. Menurut uji independent sample T-Test pada taraf p<0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol terpurifikasi daun jeruk lemon memiliki aktivitas antioksidan kuat dengan diperoleh nilai IC50 54,55 ppm.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 96% Daun Turi (Sesbania grandiflora L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Bacillus subtilis dan Escerichia coli secara in Vitro Faristin, Agustina; Natawaskita, Kuncara; Irawati, Adinda Dessi
Mantra Bhakti Vol. 1 No. 1: Desember 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v1i1.563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mrlihat  aktivitas antibakteri ekstrak etanol 96% daun turi (Sesbania grandiflora L.) dengan pelarut DMSO 10%, pada konsentrasi 5%, 15%, dan 25% terhadap pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dan Escerichia coli. Kontrol positif yang digunakan adalah metronidazol dan kontrol negatifnya DMSO 10%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram disk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing konsentrasi ekstrak etanol 96% daun turi (Sesbania grandiflora L.) memiliki aktivitas antibakteri. Berdasarkan rata-rata hasil zona hambat  ekstrak etanol 96% daun turi (Sesbania grandiflora L.) pada bakteri Bacillus subtilis konsentrasi 5% sebesar 7,08mm, konsentrasi 15% sebesar 8,04mm dan konsentrasi 25%sebesar 12,06. Sedangkan pada bakteri Escerichia coli konsentrasi 5% sebesar 6,06, konsentrasi 15% sebesar 7,04 dan konsentrasi 25% sebesar 11,05mm. Ekstrak etanol 96% daun turi (Sesbania grandiflora L.) pada konsentrasi 25% memberikan daya hambat yang paling besar. Data yag diperoleh lalu dianalisis menggunakan metode One Way Anova.
Formulasi Sediaan Sampo Ekstrak Wortel (Daucus carota L) untuk Memperkuat Akar Rambut Muftiana, Elmi; Fitrianik, Dwi; Putri, Eva Santika; Roshiana, Dewi Cahya; Irawan, Dian Ayu
Mantra Bhakti Vol. 1 No. 2: Juni 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v1i2.622

Abstract

Sampo berfungsi membersihkan rambut dan kulit kepala dari minyak, debu, sel kulit mati, serta kotoran lain dengan aman. Wortel (Daucus carota L.) adalah umbi berwarna jingga yang kaya akan beta-karoten, vitamin, gula, dan mineral, serta berperan sebagai antioksidan. Kandungan ini menjadikannya bahan aktif potensial dalam formulasi sampo. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sampo antioksidan dari ekstrak wortel untuk memperkuat akar rambut. Wortel mengandung antioksidan yang melindungi rambut dari radikal bebas dan paparan sinar UV. Dengan metode eksperimen, penelitian ini memformulasikan sampo berbahan ekstrak wortel dan menguji mutunya melalui uji organoleptik, pH, serta stabilitas busa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampo yang dihasilkan memiliki pH 5, busa stabil, dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit kepala. Hal ini membuktikan bahwa wortel dapat digunakan sebagai bahan alami dalam pembuatan sampo yang aman dan efektif. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam inovasi produk kosmetik berbahan alami yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi kesehatan rambut.
Formulasi Sediaan Sampo Anti Rontok Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea L) Fauzi, Arfian Arfian Rizki; Apriliya, Amanda Dwi; Maharani, Ananda Cita Putri; Erwanda, Astrid Vanessa Putri
Mantra Bhakti Vol. 1 No. 2: Juni 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v1i2.626

Abstract

Kosmetik alami semakin populer karena produksinya yang luas oleh sejumlah industri terkait kosmetik. Salah satu produk yang paling umum digunakan untuk merawat rambut adalah sampo. Untuk menjaga rambut tetap bersih dan sehat, kita dapat menggunakan produk yang disebut sampo. Kerontokan rambut dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk genetika, penuaan, kekurangan nutrisi, ketidakseimbangan hormon, penyakit, stres, dan banyak lagi. Bunga telang (Clitoria ternatea L) mengandung bermacam-macam senyawa zat, terutama senyawa penguat flavonoid yang memiliki berbagai manfaat kesehatan, salah satunya sebagai penguat sel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sediaan sampo rambut yang mengandung ekstrak bunga telang sebagai anti rontok dan anti ketombe karena sifat antioksidannya yang kuat berkat kandungan senyawa flananoid dan fenolik. Formulasi sampo kemudian diuji untuk memastikan kestabilan sediaan. Ini termasuk uji organoleptik yang memeriksa warna, bentuk, dan aroma sediaan, uji pH, uji tinggi busa, uji homogenitas, dan uji viskositas. Pengujian sampo ekstrak bunga telang menunjukkan bahwa itu dapat digunakan sebagai sediaan sampo karena memenuhi standar dan kualitas. Hasilnya adalah warna ungu tua, bentuk sediaan semi solid, aroma khas bunga telang, pH sediaan 6, tinggi busa 35 mm, homogenitas, dan viskositas 11.600 cps. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L) dapat dibuat menjadi sediaan sampo karena memenuhi standar dan kualitas.
Standarisasi Ekstrak Daun Jarak Pagar (Jatrophoa curcas L.) Parameter Spesifik dan Non Spesifik Tiara Alfia A'yuni, Tiara; Sela; Anggraeny, Risma Nur; Karomah, Nabil
Mantra Bhakti Vol. 2 No. 1: Desember 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v2i1.627

Abstract

Daun jarak pagar (Jatropha curcas L.) merupakan tanaman alami Indonesia tergolong tumbuhan dikotil dan famili Euphorbiaceae dan genus Jatropha tanaman tesebut memiliki tinggi 1-7 m dengan cabang tidak beraturan. Daun jarak pagar (Jatropha curcas L) mengandung senyawa metabolit sekuder sehingga memiliki banyak manfaat dan khasiat. Salah satu cara untuk memperoleh senyawa metabolit sekuder yaitu dengan mengekstraksi tanaman jarak pagar. Penelitian ini bertujuan untuk standardisasi ekstrak tanaman daun jarak pagar yang berkhasiat sebagai obat. Tahapan penelitian meliputi ekstraksi, uji parameter spesifik dan non spesifik. Parameter spesifik meliputi uji organoleptis, uji kandung senyawa kimia, uji kadar sari larut air dan etanol. Sedangkan parameter non spesifik meliputi kadar air, susut pengeringan, bobot jenis, kadar abu totol dan kadar abu tidak larut asam. Hasil yang diperoleh uji organolaptis warna hijau pekat, bau khas daun jarak, bentuk ekstrak kental dan rasa sepat. Senyawa kimia daun jarak yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, polifenol, tanin, steroid dan terpenoid. Kadar sari larut air ekstrak daun jarak 32% dan kadar sari larut etanol 40%. Kadar air 6,03%; susut pengeringan 11%; bobot jenis 0,826 g/ml; abu total 0,3% dan tidak larut asam 0,29%.
Uji Ekstrak Etanol Herba Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) sebagai Uji Spesifik dan Non Spesifik Putri, Luthfiana Amanda; Maharani, Ananda Cita Putri; Rohmah, Aisyatu Nur; Putri, Eva Santika
Mantra Bhakti Vol. 1 No. 2: Juni 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v1i2.628

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai baik parameter spesifik maupun non-spesifik dari ekstrak etanol herba pegagan (Centella asiatica (L.)) sambil mempertahankan kandungan senyawa aktifnya. Uji organoleptik, senyawa larut air, dan senyawa larut etanol adalah parameter spesifik; penetapan bobot jenis, susut pengeringan, kadar air, dan kadar abu tidak larut asam adalah parameter non-spesifik. Proses ekstraksi dilakukan melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%; evaporator rotasi digunakan untuk memekat ekstrak; kemudian, ekstrak dientalan di waterbath pada suhu 40°C. Penelitian ini menghasilkan ekstrak herba pegagan seberat 53,3 g. Selain itu, dilakukan uji kandungan senyawa fitokimia seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid terpenoid. Hasil uji dengan parameter spesifik memberikan gambaran bahwa senyawa larut dalam air sebesar 19,04% dan senyawa larut dalam etanol sebesar 18,08%. Hasil pengujian parameter non spesifik meliputi bobot jenis 82,995 g/mL, kadar susut pengeringan 1%, kadar air 11,96%, kadar abu total 0,985%, dan kadar abu tidak larut asam 0,978%. Uji skrining fitokimia memberikan hasil yang positif untuk semua senyawa yang diuji. Kesimpulannya, ekstrak herba pegagan menunjukkan potensi yang baik dengan sebagian besar parameter memenuhi standar yang ditetapkan, meskipun kadar airnya melebihi batas yang disyaratkan literatur.
Formulasi dan Uji Mutu Fisik Lulur Krim Ekstrak Etanol Umbi Wortel (Daucus carrota L.) Ratu, Zerry Galih; A’yuni, Tiara Alfia; Setiana, Wika Aji; Rosyidah, Syafa Auliya; Putrida, Selvi; Cahyani, Viona Ratu
Mantra Bhakti Vol. 1 No. 2: Juni 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v1i2.630

Abstract

Wortel (Daucus carrota L.) mengandung banyak zat yang berguna bagi tubuh seperti. Zat Beta Karoten merupakan bentuk dari vitamin A dengan memberi warna jingga yang memiliki manfaat antara lain mencerahkan kulit wajah, menjaga kesehatan mata, dan berfungsi sebagai antioksidan. Senyawa antioksidan berguna untuk menetralisir radikal bebas dan menghambat oksidasi pada sel yang dapat membantu mengurangi penuaan dini sehingga diformulasikan menjadi lulur krim ekstrak umbi wortel. Lulur merupakan sebuah produk kecantikan bertujuan untuk menghilangkan lapisan kulit mati dan membersihkan pori-pori sehingga kulit dapat bernafas dengan bebas dan tampak lebih cerah dan bersih. Evaluasi yang dilakukan terhadap sediaan lulur krim ekstrak umbi wortel meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, pengukuran pH, uji daya sebar dan uji daya lekat. Hasil pengamatan selama 3 minggu menunjukkan bahwa pada uji organoleptis tidak mengalami perubahan warna, bau dan terkstur. Pada uji homogenitas menunjukkan bahwa sediaan lulur krim ekstrak umbi wortel homogen dengan pH 6 serta rata-rata daya sebar dan daya lekat di minggu pertama adalah 5,3 cm dan 2,67 detik.

Page 1 of 2 | Total Record : 12