Keterlambatan proyek konstruksi merupakan permasalahan yang dapat menyebabkan pembengkakan biaya, penurunan produktivitas, dan tidak tercapainya target penyelesaian proyek. Penelitian ini menganalisis pengaruh pelaksanaan proyek, tenaga kerja, dan komunikasi terhadap keterlambatan proyek pada Proyek Akses Jalan Tol Padaasih–Subang. Penelitian memakai metode kuantitatif dengan membagikan kuesioner kepada responden yang terlibat dalam proyek. Datanya dianalisis memanfaatkan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan proyek yang tidak efisien, tenaga kerja yang tidak kompeten, dan komunikasi yang buruk berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan proyek. Variabel pelaksanaan proyek yang tidak efisien merupakan faktor paling dominan dalam keterlambatan proyek. Nilai R² 92% artinya variasi keterlambatan proyek dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi pelaksanaan proyek, kompetensi tenaga kerja, dan efektivitas komunikasi merupakan faktor penting dalam mengurangi keterlambatan proyek.
Copyrights © 2026