Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai Pakan Ternak Berbasis Limbah Organik di Desa Waturia, Kecamatan Wuring

Maria Yohanista (Universitas Nusa Nipa)
Regina Nona Reli (Universitas Nusa Nipa)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2026

Abstract

Biaya pakan merupakan salah satu komponen penting dalam biaya produksi usaha peternakan rakyat, sedangkan limbah organik rumah tangga dan pertanian di Desa Waturia belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membudidayakan maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai pakan ternak alternatif berbasis limbah organik. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan 10 peserta yang terdiri atas peternak dan anggota kelompok masyarakat. Evaluasi menggunakan 20 pertanyaan pre-test dan post-test, observasi keterampilan, wawancara/FGD, serta monitoring selama empat minggu. Nilai rata-rata meningkat dari 57,50 menjadi 88,50. Persentase peningkatan relatif dihitung dengan rumus ((88,50−57,50)/57,50) × 100%, sehingga diperoleh 53,91%, sedangkan kenaikan absolut sebesar 31,00 poin. Sebanyak 90% peserta mampu melakukan pemeliharaan larva secara mandiri dan 80% menerapkan teknik budidaya di rumah. Hasil ini menunjukkan peningkatan kapasitas peserta dan pemanfaatan limbah organik sebagai media budidaya. Kegiatan belum mengukur penghematan biaya pakan secara kuantitatif maupun keberlanjutan jangka panjang, sehingga kedua aspek tersebut masih menjadi potensi yang perlu diuji melalui monitoring lanjutan.      Feed costs are an important component of smallholder livestock production, while household and agricultural organic waste in Waturia Village has not been optimally utilized. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in cultivating Black Soldier Fly (BSF) larvae as an alternative livestock feed based on organic waste. The program employed a Participatory Rural Appraisal (PRA) approach through counseling, demonstrations, hands-on practice, mentoring, and evaluation. Ten participants consisting of livestock farmers and community members were involved. Evaluation used a 20-item pre-test and post-test, skills observation, interviews/FGD, and four-week monitoring. The mean score increased from 57.50 to 88.50. The relative percentage increase was calculated as ((88.50−57.50)/57.50) × 100%, yielding 53.91%, while the absolute increase was 31.00 points. Ninety percent of participants were able to maintain BSF larvae independently, and 80% applied the cultivation technique at home. These results indicate improved participant capacity and increased utilization of organic waste as a rearing substrate. Quantitative feed-cost savings and long-term sustainability were not measured in this activity; therefore, those outcomes are presented as potential rather than demonstrated effects.   

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpm

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Health Professions Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Medani Jurnal Pengabdian Masyarakat is a publication media for the results of Community Service in the Social, Science, and Applied Sector. Medani received articles from community service to be published covering the scope of Economics, Social Affairs, Agriculture, Environment, Education, Health, ...