Publish Date
30 Nov -0001
Abstract. Waste management encompasses all activities undertaken to handle waste from its initial generation through to final processing. Waste originates from residential activities, public areas, and business locations such as traditional markets which generate vast quantities of refuse. The critical issue of waste accumulation in the Gedebage Market area of Bandung City in 2025 highlights the need for an in-depth evaluation of the effectiveness of waste management and environmental law enforcement in this commercial zone. Consequently, proper waste management is essential to prevent adverse environmental impacts and ensure sustainability, in accordance with applicable regulations such as Law Number 18 of 2008 concerning Waste Management and Regional Regulation Number 9 of 2018 concerning Waste Managemen. Data were gathered through literature reviews and field research, including in-depth interviews with market management regarding the waste generated by commercial areas like Gedebage Market. Data analysis was conducted qualitatively to provide a comprehensive overview of the realities of law enforcement on the ground. The findings indicate that while the necessary legal instruments for waste management at Gedebage Market are in place, their implementation has not been optimal, thereby hindering effective management. Abstrak. Pengelolaan sampah merupakan segala bentuk kegiatan yang dilakukan untuk menangani sampah sejak pertama kali dihasilkan sampai dengan pemrosesan akhir dari sampah. Sampah muncul dari aktivitas hunian warga, lokasi umum, dan tempat usaha seperti pasar tradisional, dengan menghasilkan sampah yang sangat banyak. Fenomena penumpukan sampah di kawasan Pasar Gedebage Kota Bandung yang sangat krusial pada tahun 2025 menunjukkan perlunya evaluasi mendalam terhadap efektivitas pengelolaan dan penegakan hukum lingkungan di kawasan komersial tersebut. Oleh sebab itu diperlukannya pengelolaan sampah dengan baik untuk menghindari dampak buruk terhadap lingkungan yang berkelanjutan sesuai dengan regulasi yang berlaku seperti Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Data yang dikumpulkan melalui studi pustaka dan penelitian lapangan berupa wawancara mendalam dengan pihak pengelola pasar terkait sampah yang dihasilkan oleh kawasan komersial seperti Pasar Gedebage Kota Bandung. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai realita penegakan hukum di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen yuridis dalam pengelolaan sampah di Pasar Gedebage Kota Bandung secara regulasi telah tersedia, namun implementasinya belum berjalan secara optimal sehingga dapat melumpuhkan pengelolaan.
Copyrights © 0000