Aktivitas manusia seperti permukiman warga, pertanian, tambak udang dan kegiatan industri di sekitar muara Dinamika penggunaan dan tutupan lahan atau Land Use/Land Cover (LULC) di wilayah pesisir Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dipengaruhi oleh alih fungsi lahan, perkembangan kawasan terbangun, dan rehabilitasi mangrove. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan LULC periode 2015-2025 serta memproyeksikan perubahannya hingga 2040. Klasifikasi LULC dilakukan pada citra Sentinel-2 MSI tahun 2015, 2020, dan 2025 menggunakan algoritma Random Forest, sedangkan simulasi perubahan dilakukan menggunakan MOLUSCE dengan pendekatan Cellular Automata-Artificial Neural Network (CA-ANN). Hasil klasifikasi memperoleh Overall Accuracy 0,92 dan Kappa 0,90, sementara validasi simulasi tahun 2025 menghasilkan Percent Correctness 93,44%. Perubahan utama terjadi pada kelas mangrove, permukiman, dan pertanian. Perubahan utama terjadi pada kelas mangrove, permukiman, dan pertanian. Luas mangrove meningkat dari 32,5 ha pada 2015 menjadi 48,6 ha pada 2025 dan diproyeksikan mencapai 80,3 ha pada 2040. Perubahan LULC berkaitan dengan faktor topografi serta kedekatan terhadap kawasan terbangun, badan air, dan tambak. Hasil ini mendukung identifikasi area prioritas konservasi mangrove, antisipasi ekspansi permukiman, serta pengendalian pemanfaatan ruang pada KEE pesisir Rembang. Temuan ini memberikan informasi spasial awal yang dapat dipertimbangkan dalam perencanaan pesisir berkelanjutan dan pengelolaan kawasan pesisir lokal.
Copyrights © 2026