Kelas ibu hamil merupakan sarana pembelajaran bagi ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi kehamilan, persalinan, nifas, dan perawatan bayi. Puskesmas Haurpanggung Garut telah melaksanakan program kelas ibu hamil, namun cakupan keikutsertaan masih belum mencapai target. Beberapa faktor yang diduga berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti kelas ibu hamil meliputi pengetahuan, motivasi, jarak ke tempat pelayanan, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti kelas ibu hamil di Puskesmas Haurpanggung Garut Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 140 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 94 responden (67,1%) patuh mengikuti kelas ibu hamil. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p<0,001; OR=4,068), motivasi (p<0,001; OR=4,975), jarak ke tempat pelayanan (p<0,001; OR=5,583), dukungan suami (p<0,001; OR=6,351), dan dukungan tenaga kesehatan (p<0,001; OR=10,500) dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti kelas ibu hamil. Berdasarkan hasil analisis bivariat, dukungan tenaga kesehatan menunjukkan kekuatan asosiasi terbesar dibandingkan variabel lainnya. Penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan edukasi, komunikasi, dan pendampingan oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti kelas ibu hamil
Copyrights © 2026