Peningkatan jumlah populasi lanjut usia menjadi fenomena global yang mendorong perubahan paradigma dalam kajian psikologi perkembangan. Lansia tidak lagi dipandang hanya sebagai kelompok yang mengalami penurunan fungsi biologis, tetapi sebagai individu yang tetap memiliki kapasitas adaptasi, pengembangan diri, dan pencapaian kesejahteraan psikologis. Artikel ini bertujuan menganalisis perkembangan kajian psikologi lanjut usia dengan fokus pada konsep healthy aging, kesepian (loneliness), koneksi sosial, regulasi emosi, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah internasional mengenai psikologi perkembangan dewasa akhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesehatan psikologis lansia sangat dipengaruhi oleh kualitas hubungan sosial, kemampuan mengelola perubahan kehidupan, persepsi positif terhadap proses penuaan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan psikologi positif dalam memahami lansia sebagai individu yang memiliki potensi berkembang sepanjang hayat.
Copyrights © 2026