Penelitian ini mengeksplorasi potensi limbah kulit pisang raja (Musa paradisiaca L.Var. sapientum) sebagai bahan aktif alami dalam sediaan body lotion untuk mengatasi masalah dehidrasi kulit melalui aktivitas antioksidannya. Kulit pisang raja diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, polifenol, dan tanin yang berperan sebagai penakal radikal bebas dan pelindung sel kulit. Formulasi dilakukan dengan tiga variasi konsentrasi ekstrak yaitu 1 gr, 2 gr, dan 3 gr yang kemudian dievaluasi melalui uji fisik. Hasil penelitian ini menunjukkan uji organoleptik pada konsistensi body lotion formula I, cair, formula II, yaitu kental dan formula III, yaitu sangat kental, sediaan berwarna dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda, dan aroma khas pisang. Uji pH yaitu formula I, II dan formula III dengan pH 6,86. Uji viskositas yaitu formula I dengan hasil 578 mPa.S, formula II yaitu 1.108 mPa.S dan formula III yaitu 2.853 mPa.S. Uji homogenitas yaitu formula I, II, dan formula III menunjukkan sediaan homogen, tidak ada butiran kasar dan warna merata. Uji daya lekat dengan rumus I yaitu 1,85 detik, rumus II yaitu 1,71 detik, dan rumus III yaitu 1,98 detik. Uji daya sebar dengan rumus I yaitu 5,8 cm, rumus II yaitu 5,5 cm, dan rumus III yaitu 5 cm. Uji aktivitas antioksidan pada formula III yaitu 22,33%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ekstrak kulit pisang raja (Musa paradisiaca L.var sapientum) yang memiliki hasil uji terbaik dari formula ketiga adalah formula III. (kata kunci : Body lotion, kulit pisang, formulasi, uji fisik)
Copyrights © 2026