Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Trombositopenia dan peningkatan kadar SGOT serta SGPT merupakan temuan laboratorium yang sering dijumpai pada pasien DBD. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kadar SGOT dan SGPT dengan jumlah trombosit pada pasien DBD di Rumah Sakit Nurhidayah. Penelitian observasional analitik ini menggunakan desain cross-sectional dan data sekunder rekam medis. Sebanyak 50 pasien dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif, dilanjutkan dengan uji Shapiro-Wilk, korelasi Spearman, dan regresi linear berganda pada α=0,05. Rerata kadar SGOT, SGPT, dan jumlah trombosit masing-masing sebesar 165,74±41,52 U/L, 102,76±14,15 U/L, dan 37,36±19,11 ×10³/µL. SGOT (rₛ=-0,761; p<0,001) dan SGPT (rₛ=-0,540; p<0,001) berkorelasi negatif dengan jumlah trombosit. Model regresi signifikan (F=34,729; p<0,001; R²=0,596). Dalam model multivariat, SGOT berhubungan dengan jumlah trombosit (B=-0,458; 95% CI=-0,615 hingga -0,301; p<0,001), sedangkan SGPT tidak signifikan (B=0,401; 95% CI=-0,064 hingga 0,866; p=0,090). SGOT dan SGPT berkorelasi negatif dengan jumlah trombosit, tetapi hanya SGOT yang tetap signifikan dalam model multivariat.
Copyrights © 2026