Kekerasan terhadap anak dan remaja memerlukan pencegahan sejak di lingkungan sekolah. Keterbatasan pemahaman tentang hak anak, batasan pribadi, keterbukaan, dan cara mencari pertolongan dapat meningkatkan kerentanan remaja dalam situasi yang tidak aman. Program ROOTS (Rights, Ownership, Openness, & Teen Safety) bertujuan memberikan edukasi sesuai usia mengenai empat unsur perlindungan diri tersebut. Kegiatan dilaksanakan oleh SCORA CIMSA Universitas Malikussaleh bersama GenRe Lhokseumawe pada 4 April 2026 di SMP Negeri 1 Dewantara kepada 30 siswa kelas IX. Pelaksanaan meliputi pembagian kelompok, edukasi dan interaksi selama 175 menit, serta penutupan. Evaluasi menggunakan data dokumenter berupa keterlaksanaan agenda, jangkauan, durasi, kemitraan, dan kesesuaian materi dengan tujuan. Seluruh rangkaian inti terlaksana dan menjangkau 30 peserta melalui kolaborasi mahasiswa, organisasi remaja, dan sekolah. Namun, laporan tidak memuat instrumen pretest–posttest, ukuran perubahan pengetahuan, penilaian keterampilan, atau tindak lanjut. Program dapat dinilai terlaksana dan layak sebagai edukasi preventif, tetapi efektivitas terhadap pengetahuan dan perilaku belum dapat disimpulkan. Pelaksanaan berikutnya memerlukan indikator hasil tervalidasi, prosedur rujukan aman, dan evaluasi tindak lanjut.
Copyrights © 2026