Persediaan memegang peranan krusial dalam keberlangsungan usaha dagang. Peluang permintaan dari konsumen menjadi faktor penting yang harus diperhatikan dalam pengelolaan persediaan. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengendalian persediaan bahan baku perusahaan menggunakan Metode EOQ (Economic Order Quantity) dan Metode Probabilistik Q, mencakup jumlah pembelian, frekuensi pemesanan, persediaan pengaman, titik pemesanan kembali, serta total biaya persediaan. Objek penelitian adalah pemilik usaha mie kuning, dimana data penjualan mie kuning, bahan baku, biaya simpan, dan biaya pesan diambil dari tahun 2024. Pengendalian persediaan dianalisis menggunakan metode EOQ dan Probabilistik Q untuk memberikan perbandingan bagi perusahaan. Hasil analisis menunjukkan EOQ sebesar 9.987 kg dengan frekuensi pemesanan dua kali, persediaan pengaman sebesar 5.943 kg, dan total biaya persediaan Rp 2.736.464. Penerapan metode EOQ terbukti menghasilkan biaya yang lebih rendah dibandingkan metode yang selama ini digunakan perusahaan.
Copyrights © 2026