Industri furnitur sofa berkarakteristik high-mix low-volume (HMLV) rentan terhadap penumpukan work in process (WIP) dan perpanjangan lead time. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemborosan dominan serta menurunkan lead time melalui pendekatan Lean Manufacturing menggunakan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM). Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, pengukuran waktu siklus (60 kali per stasiun), dan dokumentasi produksi. Hasil menunjukkan total lead time awal 1.051,12 menit dengan proporsi non-value added 24%, didominasi waste transportation, inspeksi, dan waktu tunggu. Perbaikan melalui penyeimbangan lini berbasis takt time, reduksi NVA, dan pengendalian WIP berhasil menurunkan lead time sebesar 36,7% serta meningkatkan proporsi touch time dari 1,09% menjadi 1,6%. Integrasi VSM dan PAM terbukti efektif mereduksi lead time pada industri furnitur HMLV.
Copyrights © 2026