Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan, khususnya kesehatan reproduksi dan perilaku berisiko. Di Desa Pundungsari, pelaksanaan Posyandu Remaja belum berjalan optimal sehingga pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan pergaulan bebas masih perlu ditingkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan pergaulan bebas serta memberikan gambaran kondisi kesehatan remaja melalui pemeriksaan kesehatan dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan kesehatan reproduksi oleh bidan desa, edukasi pencegahan pergaulan bebas oleh Duta Generasi Berencana (GenRe), serta pemeriksaan kesehatan yang meliputi tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas (LiLA), dan lingkar perut (LP). Kegiatan diikuti oleh sekitar 30 remaja, sedangkan pemeriksaan kesehatan lengkap dilakukan terhadap 16 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan aktif selama sesi diskusi. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa 75,0% peserta memiliki status gizi normal, 62,5% memiliki tekanan darah normal, 93,8% memiliki Lingkar Lengan Atas (LiLA) normal, dan seluruh peserta (100%) memiliki lingkar perut dalam kategori normal. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Posyandu Remaja tidak hanya meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan pergaulan bebas, tetapi juga memberikan gambaran awal kondisi kesehatan remaja sebagai dasar deteksi dini dan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026