Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji agar mengetahui tentang pengaruh Tingkat Utang, Kompensasi Manajemen dan Intensitas Persediaan terhadap Manajemen Pajak. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan dari situs resmi BEI. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu keseluruhan perusahaan pada sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2025. Prosedur pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik purposive sampling dan diperoleh 35 perusahaan yang memenuhi kriteria pemilihan sampel data. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews 13. Hasil penelitian uji hipotesis F diperoleh Fhitung > Ftabel atau (17.59750 > 2.66) dengan nilai signifikan sebesar 0.000000 < 0.05. Maka H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh signifikan secara simultan antara tingkat utang, kompensasi manajemen dan intensitas persediaan terhadap manajemen pajak. Hasil pengujian uji hipotesis t diperoleh t hitung sebesar -2.101754 > 1.654 dengan nilai signifikan 0.0374 < 0.05 yang berarti memenuhi syarat pengambilan keputusan H0 ditolak H2 diterima, artinya secara parsial tingkat utang berpengaruh negatif terhadap manajemen pajak. Kemudian diperoleh t hitung -1.473468 < 1.654 dengan nilai signifikan 0.1429 > 0.05 yang berarti H0 diterima H3 ditolak, artinya secara parsial kompensasi manajemen tidak berpengaruh terhadap manajemen pajak. Selanjutnya, diperoleh t hitung 2.389952 > 1.654 dengan nilai signifikan 0.0182 < 0.05 yang berarti H0 ditolak H4 diterima, artinya secara parsial intensitas persediaan berpengaruh terhadap manajemen pajak.
Copyrights © 2026