Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepemilikian institusional, capital intensity, dan inventory intensity terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sub sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 10 perusahaan dengan total 50 data observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak, capital intensity tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak, dan inventory intensity berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Secara simultan, kepemilikan institusional, capital intensity dan inventory intensity berpengaruh terhadap agresivitas pajak.
Copyrights © 2026