Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena dapat mendukung kemampuan anak dalam berkomunikasi, belajar, berinteraksi, serta mengembangkan potensi dirinya. Salah satu faktor yang berperan dalam perkembangan kepercayaan diri anak adalah pola asuh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pola asuh orang tua dalam meningkatkan kepercayaan diri anak usia 5–6 tahun di Rumah Belajar Kasturi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilakukan dalam situasi alamiah. Subjek penelitian terdiri atas tiga anak usia 6 tahun, yaitu DD, LSA, dan FF, beserta orang tua masing-masing. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan melalui observasi berkelanjutan serta triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan diri anak usia 5–6 tahun. Pemberian kasih sayang, perhatian, komunikasi yang baik, bimbingan, apresiasi, serta kesempatan kepada anak untuk belajar dan melakukan berbagai kegiatan secara mandiri dapat mendukung perkembangan kepercayaan diri anak. Anak menunjukkan perkembangan dalam keberanian mengungkapkan pendapat, berinteraksi dengan orang lain, mencoba hal-hal baru, serta menyelesaikan tugas secara mandiri. Perkembangan kepercayaan diri anak juga dipengaruhi oleh lingkungan yang positif, pengalaman yang menyenangkan, dukungan guru, dan kondisi emosional anak. Dengan demikian, pola asuh yang sesuai, lingkungan yang mendukung, serta kerja sama antara orang tua dan guru menjadi faktor penting dalam membantu anak mengembangkan kepercayaan diri secara optimal
Copyrights © 2026