SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
Vol. 6 No. 3 (2026)

GAMBARAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS ANAK BERU PEREMPUAN DALAM MENJALANKAN PERAN ADAT PERNIKAHAN DALAM SUKU KARO

Florencia Br Ginting (Universitas HKBP Nommensen Medan)
Artiwinata Br Ginting (Universitas HKBP Nommensen Medan)



Article Info

Publish Date
21 Aug 2026

Abstract

ABSTRACT Women serving as Anak Beru hold important responsibilities in Karo traditional wedding ceremonies, involving service, coordination, and various physical and psychological demands. These responsibilities are important to examine because women also fulfill roles within family life, which may affect their psychological well-being. This study aimed to identify and describe the psychological well-being of women serving as Anak Beru in Karo traditional wedding ceremonies based on Ryff’s six dimensions of Psychological Well-Being (PWB). The study used a qualitative approach with a descriptive qualitative design, involving two women serving as Anak Beru and two informants selected purposively. Data were collected through semi-structured interviews, observation, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings showed that all six dimensions of PWB were evident in both participants, including the ability to accept their roles and life experiences, maintain positive relationships, make decisions, manage traditional demands, find meaning in responsibilities toward family and tradition, and develop abilities through experience. Thus, the psychological well-being of women serving as Anak Beru is shaped by the interaction between individual psychological capacities, social relationships, experiences in fulfilling responsibilities, and the meaning attributed to Karo cultural values. ABSTRAK Anak Beru perempuan memiliki tanggung jawab penting dalam pelaksanaan adat pernikahan suku Karo yang melibatkan pelayanan, koordinasi, serta berbagai tuntutan fisik dan psikologis. Besarnya tanggung jawab tersebut penting dikaji karena perempuan juga menjalankan peran dalam kehidupan keluarga, sehingga dapat memengaruhi kesejahteraan psikologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan gambaran kesejahteraan psikologis Anak Beru perempuan dalam menjalankan peran adat pernikahan suku Karo berdasarkan enam dimensi Psychological Well-Being (PWB) Ryff. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif, melibatkan dua Anak Beru perempuan dan dua informan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam dimensi PWB ditemukan pada kedua subjek, yaitu kemampuan menerima peran dan pengalaman hidup, mempertahankan hubungan positif, mengambil keputusan, mengelola tuntutan adat, menemukan makna dalam tanggung jawab terhadap keluarga dan adat, serta mengembangkan kemampuan melalui pengalaman. Dengan demikian, kesejahteraan psikologis Anak Beru perempuan terbentuk melalui interaksi kemampuan psikologis individu, hubungan sosial, pengalaman menjalankan tanggung jawab, dan pemaknaan terhadap nilai budaya Karo.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

social

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan ...