Perguruan tinggi menghadapi tekanan kompleks akibat perubahan lingkungan strategis, transformasi digital, dan tuntutan akreditasi, sehingga memerlukan tata kelola yang adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting tata kelola Institut Teknologi PLN, mengidentifikasi implementasi prinsip manajemen adaptif, dan merumuskan Ecosystem-Based Adaptive Model (EBAM). Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitis digunakan, dengan data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara terhadap lima informan purposive, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa transformasi digital, kepemimpinan berorientasi industri, dan budaya inovasi merupakan modal adaptasi organisasi, sementara integrasi sistem informasi dan penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal masih menjadi tantangan utama. EBAM dirumuskan sebagai model konseptual yang mengintegrasikan ekosistem eksternal, tata kelola digital, kepemimpinan, kemitraan, pembelajaran organisasi, dan siklus PPEPP. Model ini berkontribusi sebagai kerangka praktis untuk memperkuat Good University Governance yang adaptif dan peningkatan mutu berkelanjutan.
Copyrights © 2026