Minimnya media pembelajaran berbasis kearifan lokal menyebabkan literasi budaya siswa sekolah dasar belum berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan menguji validitas, praktikalitas, dan efektivitas Buku Saku Budaya Serawai sebagai media pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Four-D (4D). Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons pengguna, Focus Group Discussion (FGD), dan instrumen tes, kemudian dianalisis menggunakan koefisien Aiken's V, deskriptif persentase, dan uji N-Gain. Hasil menunjukkan Buku Saku Budaya Serawai memenuhi kriteria sangat valid berdasarkan penilaian ahli, memperoleh praktikalitas 90,75% (kategori sangat praktis), dan efektif meningkatkan literasi budaya dengan N-Gain 0,78 (kategori tinggi). Buku Saku Budaya Serawai layak diimplementasikan sebagai media inovatif berbasis kearifan lokal untuk mengoptimalkan literasi budaya sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah pada jenjang sekolah dasar.
Copyrights © 2026