Kemampuan menulis naskah drama siswa kelas XI masih rendah, khususnya pada aspek dialog dan konflik dramatik, sehingga diperlukan intervensi pembelajaran berbasis scaffolding digital. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas Platform Ruang Sastra sebagai scaffolding digital dalam pembelajaran menulis naskah drama berbasis adaptasi cerpen. Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart diterapkan selama dua siklus pada 36 siswa kelas XI SMA Negeri 4 Malang. Data dikumpulkan melalui rubrik penilaian naskah drama dan lembar observasi, dianalisis secara kuantitatif dan diperdalam melalui refleksi kualitatif tiap siklus. Hasil menunjukkan peningkatan konsisten: rata-rata nilai meningkat dari 70,31 menjadi 79,53 pada Siklus I dan 87,53 pada Siklus II, sedangkan ketuntasan belajar naik dari 50% menjadi 86%, kemudian mencapai 100% pada Siklus II. Platform Ruang Sastra terbukti efektif sebagai scaffolding digital yang menjembatani transformasi teks naratif ke dramatik dalam pembelajaran menulis kreatif.
Copyrights © 2026