Manajemen sekolah yang transparan dan kolaboratif menjadi kebutuhan mendasar dalam peningkatan mutu pendidikan, namun instrumen pemantauan yang efektif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan Visual Management Board (VMB) dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, pemantauan program, serta mengidentifikasi nilai transparansi dan kolaborasi yang dihasilkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan purposive sampling, melibatkan kepala sekolah TK, SD, dan SMP Mutiara Harapan sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan VMB mampu memperjelas arah program, meningkatkan koordinasi antarpendidik, dan memperkuat budaya transparansi operasional sekolah. Keterlibatan aktif guru dalam pembaruan informasi mendukung efektivitas evaluasi program. Kendala yang ditemukan meliputi inkonsistensi pembaruan data dan variasi pemahaman antarunit. VMB berperan signifikan dalam efektivitas manajemen sekolah dan perlu dioptimalkan melalui sosialisasi, pelatihan, serta penguatan mekanisme evaluasi internal.
Copyrights © 2026