Penelitian ini menganalisis pola komunikasi organisasi dalam memperkuat identitas kader serta hambatan komunikasi pada Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Universitas Muhammadiyah Papua. Pendekatan penelitian ini kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi pada informan yang dipilih. Analisis dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, serta validasi triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi organisasi di PK IMM cenderung dua arah melalui kombinasi aliran vertikal, horizontal, dan diagonal, dengan dominasi komunikasi ke bawah. Penggunaan media digital serta forum tatap muka dalam mendukung koordinasi dan internalisasi nilai-nilai organisasi bagi kader. Namun, komunikasi masih terhambat oleh penyampaian informasi yang mendadak, information overload pada media digital, rendahnya umpan balik, serta dinamika interpersonal anggota. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka, partisipatif, dan berkelanjutan merupakan fondasi krusial dalam pembentukan identitas kolektif dan penguatan keterikatan kader dalam organisasi kemahasiswaan.
Copyrights © 2026