Bullying masih menjadi permasalahan serius di lingkungan sekolah dasar yang berdampak pada perkembangan psikologis, sosial, dan akademik murid. Rendahnya pengetahuan murid mengenai bentuk, dampak, dan upaya pencegahan bullying menyebabkan perilaku tersebut sering dianggap candaan sehingga berpotensi terus berulang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif murid SDN Gelam 1 terhadap pencegahan bullying melalui metode edukasi interaktif yang dipadukan dengan role play. Kegiatan melibatkan 150 murid kelas IV dan V, diawali dengan pre-test, penyampaian materi secara interaktif, simulasi role play, kemudian post-test dan observasi sikap. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 53,13 pada pre-test menjadi 79,67 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 26,54 poin. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test (Z = -10,494; p 0,001), dengan 95,3% murid mengalami peningkatan skor. Observasi sikap juga menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator yang diamati, terutama dalam keberanian menolak bullying dan kesadaran untuk melaporkan kejadian bullying kepada guru. Metode edukasi interaktif yang dipadukan dengan role play menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap positif murid setelah kegiatan. Pendekatan ini dapat dipertimbangkan untuk diterapkan secara berkelanjutan sebagai salah satu strategi pencegahan bullying guna mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif.
Copyrights © 2026