Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menentukan ide pokok teks bacaan melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SDN 60 Ponrang Kabupaten Luwu. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas IV. Data penelitian diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas guru, partisipasi siswa, dan tes kemampuan berpikir kritis yang mengacu pada indikator FRISCO. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah penerapan model PBL. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 64,70 pada pra siklus menjadi 68,10 pada Siklus I dan 76,67 pada Siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 32,14% pada pra siklus menjadi 67,86% pada Siklus I dan 85,71% pada Siklus II. Pada Siklus II, sebanyak 24 dari 28 siswa mencapai nilai minimal 69 sehingga indikator keberhasilan penelitian sebesar 80% telah terpenuhi. Hasil analisis N-Gain dari pra siklus ke Siklus II sebesar 0,34 dan termasuk kategori sedang. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menentukan ide pokok teks bacaan pada siswa kelas IV SDN 60 Ponrang Kabupaten Luwu.
Copyrights © 2026