Pembahasan mengenai hukum merokok dalam kajian fikih Islam terus menjadi isu yang relevan dan diperdebatkan, terutama setelah semakin jelasnya dampak negatif tembakau terhadap kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep hukum merokok sebagaimana termuat dalam kitab Al-Fatawa, dengan fokus pada latar belakang keilmuan pengarang, karakteristik kitab, serta landasan metodologis yang digunakan dalam penetapan hukumnya. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui telaah terhadap sumber primer berupa kitab Al-Fatawa dan berbagai literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengarang Al-Fatawa adalah seorang ulama yang memiliki kompetensi mendalam dalam bidang fikih dan ushul fikih, serta memiliki kepekaan terhadap dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Kitab Al-Fatawa disusun sebagai jawaban atas berbagai persoalan kontemporer umat, termasuk kebiasaan merokok yang semakin meluas. Dalam menetapkan hukum merokok, pengarang menggunakan pendekatan kaidah-kaidah fikih, pertimbangan maslahat dan mafsadat, serta prinsip pencegahan bahaya (la dharar wa la dhirar). Analisis konseptual menunjukkan bahwa penetapan hukum merokok bersifat kontekstual dan tidak terlepas dari faktor illat serta dampak yang ditimbulkan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan fikih kontemporer serta menjadi rujukan dalam memahami hukum tembakau secara lebih komprehensif
Copyrights © 2026