Penerapan Anjungan Pasien Mandiri (APAM) bertujuan meningkatkan efisiensi pendaftaran rawat jalan, mengurangi antrean, dan mendukung kepuasan pasien. Namun, pasien geriatri dapat menghadapi keterbatasan fisik dan kemampuan dalam mengikuti perkembangan teknologi saat menggunakan sistem pendaftaran digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pasien geriatri terhadap sistem APAM di RS Bunda Palembang menggunakan metode End-User Computing Satisfaction (EUCS). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan dilaksanakan pada Januari 2025 di bagian pendaftaran rawat jalan. Populasi penelitian adalah pasien lama rawat jalan, sedangkan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 100 responden geriatri yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi serta dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariatNilai rata-rata content sebesar 3,49, accuracy 3,34, format 3,41, ease of use 3,13, timeliness 3,33, dan kepuasan 3,42. Accuracy dan ease of use berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kepuasan, sedangkan seluruh dimensi EUCS secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (p=0,000). APAM secara umum memberikan pengalaman pendaftaran yang memuaskan bagi pasien geriatri, meskipun aspek accuracy, ease of use, dan timeliness masih perlu ditingkatkan. Perbaikan sistem secara berkala diperlukan agar akses lebih sederhana, proses lebih cepat, informasi lebih akurat, dan kualitas pelayanan meningkat.
Copyrights © 2026