Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi meningkatnya gejala academic burnout pada peserta didik, seperti kelelahan belajar, sikap sinis, dan penurunan motivasi. Burnout diduga berkaitan dengan rendahnya self-efficacy, yaitu keyakinan peserta didik terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self-efficacy dan academic burnout pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 29 Semarang tahun ajaran 2024/2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 156 peserta didik yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data menggunakan skala self-efficacy dan skala academic burnout, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif signifikan antara self-efficacy dan academic burnout, yang berarti semakin tinggi self-efficacy, semakin rendah burnout peserta didik. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan self-efficacy dalam layanan bimbingan dan konseling untuk mencegah burnout akademik. Kata kunci: Self-efficacy, Academic burnout, Peserta didik SMP
Copyrights © 2026