Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai sistem proteksi kebakaran aktif untuk mengendalikan kebakaran pada tahap awal di lingkungan asrama. Hasil observasi awal menunjukkan masih terdapat ketidaksesuaian pada jumlah, penempatan, kondisi fisik, dan pemeliharaan APAR di Asrama Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesesuaian APAR berdasarkan jumlah, penempatan, pemasangan, dan pemeliharaan sesuai ketentuan yang berlaku serta menganalisis dampak ketidaksesuaian tersebut terhadap fungsi APAR sebagai sistem proteksi kebakaran aktif. Penelitian menggunakan metode evaluatif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan mengevaluasi kondisi aktual APAR berdasarkan ketentuan yang menjadi acuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas bangunan asrama sebesar 7.599 m² memerlukan 44 unit APAR, sedangkan yang tersedia hanya 8 unit sehingga masih terdapat kekurangan 36 unit. Selain itu, distribusi APAR belum merata, beberapa APAR mengalami korosi dan tekanan tidak normal, serta pemeriksaan berkala belum dilaksanakan secara optimal. Ketidaksesuaian tersebut berdampak pada menurunnya kesiapsiagaan penghuni, terhambatnya penanganan kebakaran pada tahap awal, dan berkurangnya efektivitas APAR sebagai sistem proteksi kebakaran aktif. Disimpulkan bahwa kondisi APAR belum memenuhi ketentuan yang berlaku sehingga diperlukan perbaikan jumlah, penempatan, dan pemeliharaan APAR.
Copyrights © 2026