Perempuan memiliki peran strategis dalam manajemen pendidikan pesantren dan reformasi pendidikan Islam. Artikel ini bertujuan mengkaji peran, kontribusi, tantangan, serta strategi penguatan perempuan dalam pendidikan pesantren. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur, jurnal ilmiah, dan regulasi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perempuan berperan sebagai pendidik, pengelola, pembina, dan pemimpin yang berkontribusi dalam pengembangan kurikulum, pendidikan karakter, serta literasi digital. Namun, peran tersebut masih menghadapi hambatan berupa stereotip gender dan budaya patriarki. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan melalui perluasan akses pendidikan, peningkatan kapasitas kepemimpinan, penerapan kebijakan responsif gender, dan pemanfaatan teknologi digital. Kajian ini menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan dalam manajemen pendidikan pesantren menjadi faktor penting dalam mewujudkan reformasi pendidikan Islam yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026