Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG), risiko kredit yang diproksikan dengan Non-Performing Loan (NPL), dan efisiensi operasional yang diproksikan dengan BOPO terhadap profitabilitas Bank Umum Milik Negara (BUMN) di Indonesia yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan empat bank BUMN periode 2016–2024. Sebanyak 35 observasi dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Transformasi first differencing diterapkan untuk memperoleh model akhir setelah model awal menunjukkan indikasi autokorelasi. Hasil dan Pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa perubahan ESG Disclosure Score tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan ROA. Perubahan NPL berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perubahan ROA, sedangkan perubahan BOPO tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa risiko kredit merupakan faktor yang paling menentukan perubahan profitabilitas bank BUMN dalam model penelitian. Implikasi: Bank BUMN perlu memprioritaskan pengendalian risiko kredit untuk menjaga profitabilitas, sementara efektivitas ESG dan efisiensi operasional perlu dievaluasi dalam perspektif jangka panjang. Orisinalitas: Penelitian ini mengintegrasikan ESG, risiko kredit, dan efisiensi operasional dalam menjelaskan perubahan profitabilitas bank BUMN dengan pendekatan first differencing pada periode pengamatan 2016–2024.
Copyrights © 2026