Industri perbankan syariah menjadi salah satu sektor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Market share yang dijangkau industri perbankan syariah saat ini mencapai 7,7%. Jangkauan tersebut tidak lepas dari kualitas kinerja keuangan dari Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan 12 BUS pada tahun 2025 dengan metode RGEC yang merupakan standar dari OJK. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui perhitungan Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning, dan Capital. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kondisi kesehatan BUS di Indonesia tergolong sehat namun terjadi perbedaan di beberapa indikator perhitungan. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi bahan evaluasi atau acuan dalam proyeksi kinerja keuangan BUS, sekaligus memberikan informasi analisis yang memantik diskursus pada penelitian lanjutan.
Copyrights © 2026