Badan Usaha Milik Desa Harapan Makmur merupakan badan usaha milik desa yang pendiriannya diprakarsai oleh pemerintah desa yang seluruh sahamnya dimiliki oleh pemerintah desa dan masyarakat yang merupakan kekayaan desa yang dipisahkan Dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Tebing Tinggi. Permasalahan dilapangan di temukan bahwa terindikasi terdapat kendala dan permasalahan terkait kurang bergerak dalam pergerakan dan kemajuan Bumdes di Desa Tebing Tinggi, Terindikasi masih lemahnya kreatifitas agar hasil usaha Bumdes dapat laku terjual di masyarakat, dan Terindikasi kurangnya minat masyarakat akan adanya Bumdes dari usaha Bumdes yang tidak berjalan hal ini di karenakan masih banyak masyarakat yang tidak berbelanja pada usaha milik BUMDes. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran kepala desa dalam membina Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Harapan Makmur Di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai dan mengetahui faktor penghambat dalam pembinaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Harapan Makmur Di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai. Indikator terdiri Motivator, Fasilitator, dan Mobilisator. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Desa Tebing Tinggi, Kepala Bumdes Harapan Makmur, Pegawai Harapan Makmur, dan Masyarakat Desa Tebing Tinggi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan tentang Peran Kepala Desa Dalam Membina Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Harapan Makmur Di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai dapat ditarik kesimpulan perannya belum optimal seperti Kepala Desa Tebing Tinggi pada indikator motivator dalam bentuk pemenuhan sarana-prasarana yang dibutuhkan. Pada indikator fasilitator seperti pelatihan teknis mengenai tata kelola keuangan. Pada indikator mobilisator Kepala Desa Tebing Tinggi mengarahkan APBDesa untuk memberikan modal. Faktor Penghambat Dalam Pembinaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Harapan Makmur Di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai seperti Pelatihan Teknis, Kurangnya Kreatifitas Dan Inisiatif Pengurus, Masih Minim Fasilitator
Copyrights © 2026