Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat dan memberikan dampak terhadap aspek lingkungan, kesehatan, sosial, serta kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Al Fath. Rendahnya kapasitas masyarakat dalam mitigasi banjir, buruknya kondisi drainase, serta belum optimalnya sanitasi pengelolaan menjadi permasalahan utama yang memerlukan solusi komprehensif. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi dalam mitigasi masyarakat banjir melalui pendekatan Hidrologi–Sanitasi–Masyarakat (HS2). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan lubang resapan biopori, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai mitigasi banjir, kemampuan masyarakat dalam membuat dan memelihara lubang resapan biopori, meningkatnya kesadaran terhadap pengelolaan lingkungan, serta terbentuknya komitmen masyarakat untuk melaksanakan kegiatan mitigasi secara berkelanjutan. Pendekatan HS2 terbukti mampu mengintegrasikan aspek hidrologi, sanitasi, dan pemberdayaan masyarakat sehingga menjadi model mitigasi banjir berbasis komunitas yang aplikatif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026