Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FILTRASI TEPAT GUNA UNTUK AIR BERSIH PASCABANJIR DI DESA BESILAM Martina Restuati; Syawal Gultom; Aida Fitriani Sitompul; Nanda Pratiwi; Sanimah Sanimah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir berulang di Desa Besilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, menurunkan kualitas sumber air rumah tangga dan meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan sanitasi, keterampilan penggunaan teknologi filtrasi, dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan air bersih pascabanjir. Program dilaksanakan secara partisipatif melalui koordinasi dan survei kebutuhan, sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat, demonstrasi filtrasi bertingkat berbasis pasir, kerikil, arang aktif, dan ijuk, praktik penggunaan dan perawatan alat, serta evaluasi deskriptif. Kegiatan pada 2 Mei 2026 melibatkan 20 warga dengan tingkat kehadiran 100%. Seluruh peserta mampu mempraktikkan pengoperasian alat. Skor kepuasan rata-rata mencapai 4,18 dari skala 5, dengan nilai tertinggi pada penyampaian materi (4,5), demonstrasi dan praktik (4,2), relevansi kegiatan (4,0), serta kesiapan alat dan fasilitas (4,0). Program juga menghasilkan penyerahan unit filtrasi dan komitmen pendampingan bersama pemerintah desa. Integrasi teknologi sederhana, edukasi, dan partisipasi mitra memperkuat peluang keberlanjutan pengelolaan air bersih. Pengujian laboratorium tetap diperlukan sebelum air dinyatakan aman untuk diminum.
MITIGASI BANJIR BERBASIS MASYARAKAT MELALUI PENERAPAN MODEL HS2 DI PONDOK PESANTREN AL FATH, KABUPATEN LANGKAT Aida Fitriani Sitompul; Nanda Pratiwi; Rahmad H. Gultom; Finga Fitri Amanda; Nur Hasanah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): September 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat dan memberikan dampak terhadap aspek lingkungan, kesehatan, sosial, serta kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Al Fath. Rendahnya kapasitas masyarakat dalam mitigasi banjir, buruknya kondisi drainase, serta belum optimalnya sanitasi pengelolaan menjadi permasalahan utama yang memerlukan solusi komprehensif. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi dalam mitigasi masyarakat banjir melalui pendekatan Hidrologi–Sanitasi–Masyarakat (HS2). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan lubang resapan biopori, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai mitigasi banjir, kemampuan masyarakat dalam membuat dan memelihara lubang resapan biopori, meningkatnya kesadaran terhadap pengelolaan lingkungan, serta terbentuknya komitmen masyarakat untuk melaksanakan kegiatan mitigasi secara berkelanjutan. Pendekatan HS2 terbukti mampu mengintegrasikan aspek hidrologi, sanitasi, dan pemberdayaan masyarakat sehingga menjadi model mitigasi banjir berbasis komunitas yang aplikatif dan berkelanjutan.