Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan kinerja keuangan yang masih terjadi di antara petani mitra jagung komersial PT BISI International Tbk di wilayah Kediri, Blitar, dan Jombang, meskipun berada dalam pola kemitraan yang sama. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa kinerja keuangan petani tidak hanya ditentukan oleh kemitraan, tetapi juga oleh faktor literasi keuangan, inklusi keuangan, dan manajemen keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan manajemen keuangan terhadap kinerja keuangan petani mitra jagung komersial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 79 petani mitra jagung di wilayah Kediri, Blitar, dan Jombang yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan inklusi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan manajemen keuangan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja keuangan petani mitra. Temuan ini memberikan implikasi praktis bahwa penguatan kinerja keuangan usaha tani jagung komersial dapat dilakukan melalui peningkatan pemahaman keuangan serta pemanfaatan layanan keuangan formal secara optimal.
Copyrights © 2026