Hasanuddin Journal of Public Health
Vol. 7 No. 2: JUNE 2026

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MSDs PADA PETANI RUMPUT LAUT KABUPATEN MAROS

Adam Adam (Departemen Keselamatan dan Kesehana Kerja, FKM Universitas Hasanuddin)
Yahya Thamrin (Departemen Keselamatan dan Kesehana Kerja, FKM Universitas Hasanuddin)



Article Info

Publish Date
18 Jun 2026

Abstract

Latar Belakang: Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah gangguan otot, tulang, sendi, jaringan ikat yang ditandai dengan nyeri dan keterbatasan mobilitas. Studi global tahun 2019 di 192 negara memperkirakan faktor ergonomi kerja menyebabkan sekitar 126,1 juta kasus nyeri punggung bawah dan 15,1 juta tahun hidup dengan disabilitas pada usia kerja.Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada petani rumput laut di Kabupaten Maros. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah 151 petani rumput laut di Kabupaten Maros yang telah mendapat fasilitas meja dan kursi ergonomis dari pemerintah daerah. Sampel diambil menggunakan proportionate random sampling, Kemudian perhitungan besar sampel dengan rumus Lemeshow sehingga diperoleh 112 responden. Data dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) secara univariat, bivariat, serta menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik berganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,7% responden mengalami keluhan MSDs ringan. Keluhan MSDs berhubungan dengan beberapa faktor, yaitu usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok, masa kerja, lama kerja, IMT, dan postur kerja. Namun, kepatuhan penggunaan APD tidak berhubungan dengan keluhan MSDs. Faktor yang paling berpengaruh adalah postur kerja, dengan nilai OR = 3,508, yang berarti pekerja dengan postur kerja berisiko memiliki kemungkinan sekitar 3,5 kali lebih besar mengalami keluhan MSDs. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok, masa kerja, lama kerja, IMT, dan postur kerja dengan keluhan MSDs. Postur kerja merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi keluhan MSDs. Oleh karena itu, petani rumput laut disarankan menerapkan postur kerja yang ergonomis pada setiap tahapan pekerjaan, memanfaatkan meja dan kursi ergonomis yang tersedia, menghindari pengangkatan beban berlebihan, melakukan peregangan dan istirahat secara berkala, serta mengatur lama kerja untuk mengurangi risiko keluhan MSDs.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

hjph

Publisher

Subject

Public Health

Description

Aims and Scope Hasanuddin Journal of Public Health: Epidemiology Health Education and Promotion Environmental Health Occupational Health and Safety Health Administration and Policy Biostatistics Reproductive Health Hospital Management Nutrition Science Health Information ...